30 Agustus 2016
Alhamdulillah , Terimakasiihhh Banyak2 Terimakasih sama Allah pokoknya..........
Pagi ini tepatnya pulu 01.28 pagi , akuu melakukan tespact setelah telat 8 Hari....
Suami ku mas Agil masih tidur....
Aku pelan pelan ke kamar mandi , deg degan.... takut kecewa lagi....
Aku sengaja beli 2 tespact sekaligus.... Alhamdulillah dua duanya positif,,,,
Gemetar , kaget,sedih,takut semua jadi satu...
Sampai aku pastika benar ada 2 garis aku langsung bangunkan suamiku....
MasyaAllah nikmat mana lagi yg kami Dustakan???
September ini adalah genap 1 Tahun kita menikah , September ini pula aku ulang tahun yg ke 27 , September ini pula rumah mungil kami selesai Renovasi...
Alhamdulillah Tsumma Alhamdulillah.............
Oiya bulan ini ada beberapa hal yang kemungkinan menyebkan saya hamil selain atas izin Allah
1. Kita jalan jalan kepuncak sekitar tgl masa subur,, hanya 1 malam, dan menurutku kurang kualitasnya ,
namun... Booommmmmm Berhasil....
2. Sebelumnya permah ke Dr Caroline Hutomo , RSIA Bunda, katanya sel telur saya kecil kecil... dan harus banyak olah raga , yaudah aku sama suami fitness rajin menjelang masa subur dan pas masa subur....
3. Nah ini dia sepertinya yang bener bener banyak ngebantuu , yaitu saya konsumsi KAPLET WULANDARI Dari Sariayu martatilaar.... ajaib, hebat minum 1 siklus lgsg Jadi...
Ini dpt info dari temen suamiku , dia 1 tahun menikah dan hamil setelah urut dan minum kaplet ini.. akhirnya
saya coba putuskan beli di tokopedia... dan Alhamdulillah salah satunya berkat Racikan dari Ibu Martatilaar ini......
4. Kurma Muda.... Ini datengnya sih seminggu sebelum sya tau hasilnya positif.... tapi sepertinuya salah satu faktor juga...
Sehat sehat ya sayangggggg..... mudah2an kamu bisa jadi anak soleh solehah kelak.......
Senin, 29 Agustus 2016
Kamis, 25 Agustus 2016
Wanita Terpilh.......
Rasanya saya seperti terlalu bodoh ,
Terlalu banyak berfikir negatif
Pernah kamu berfikir kamu wanita yang terlanjur dipilih oleh pasanganmu ?
Pernah kah kamu berfikir apa yang sudah kamu berikan ke suami mu tidak berarti baginya ?
Pernahkah kamu berfikir cintanya untukmu hanya sisa sisa cinta yang dulu pernah ada ?
Semua terasa indah sekali,, 3 Tahun pernikahan kami , suamiku tidak berubah
masih sama seperti Mas Harkis yang dulu saya kenal 7 Tahun lalu...
Harkis Brama Setyanto , Insyinyur Teknik Sipil yang saat ini bekerja di perusahaan
konstruksi ternama di Jakarta . Proyeknya selalu sukses..
Saya Karin Setyanto , seorang sarjana ekonomi , yang saat ini berprofesi sebagai
Ibu Rumah tangga dan pelayan pribadi untuk suami dan anak saya Adinda Karina Setyanto .
Saya bahagia dengan pekerjaan saya sekarang.
Saya memutuskan untuk berhenti bekerja dari perusahaan setalah punya anak
Karena saya dan sumai sudah tidak punya orang tua , dan jauh dari keluarga.
Saya tidak sampai hati meninggalkan Adinda dengan baby Sister...
Semua indah , setiap hari hanya syukur dan bahagia yang saya rasakan .
Sampai akhirnya datanglah Intan , teman lama suamiku dari kampunya di Magelang
Dia baik ,cantik dan cerdas...
Dia minta dicarikan tempat tinggal , daerah tangerang
Suamiku merefrensikan rumah di komplek yang kami tinggal saat ini
Akhirnya dia mengontrak tidak jauh dari rumahku ....
Intan sangat baik, lembut dan selalu baik dengan keluarga kami , apalagi adinda...
Mas Harkis dan Intan dulu satu kampus sama sama jurusan sipil ...
Dan mereka bekerja diperusahaan sejenis dan tidak terlalu jauh jaraknya....
Dua bulan berjalan seperti biasa Mas Harkis ulang kerja sekitar jam 8 malam , pulang selalu
makan lahap masakanku , apapun yang aku masak saat itu ....
Setiap pagi dia selalu aku bawakan bekal untuk dia mkan dikantor , dia yang selalu meminta..
Aku sangat senang memasak untuk dia ....
"Mas, nanti malam pulang jam berapa ? Tanyaku kepadanya
Mungkin malam ri , oiya hari ini aku bareng intan karena dia sedang tidak sehat katanya ...
Oh yaa gak apa apa mas , kasian juga kan searah sama kamu juga .... "sautku sambil menyiapkan sarapan ...
tak lama intanpun sudah ada di depan rumah , minta izin kepada karena minta tumpangan mas Harkis,
Mereka pun berangkat kerja, saya pun melanjutkan pekerjaan rumah dan bermain dengan dinda...
Sudah larut , sudah pukul 10, Kok tumben mas Harkis belum sampai rumah ,
Aku sms tapi tidak di balas, aku tidak berani telepon hp nya disaat dia kerja dari dulu...
Tapi aku khawatir , akhirnya aku paksakan untuk telepon mas Harkis.
"Halo Rin , maaf aku pulang malam , kamu makan duluan aja
Aku lagi nganterin Intan ke Dokter , katanya dari kemaren masih lemas.
Aku juga kayaknya makan disekitar sini aja ya .....
"Suara mas Harkis dari telepon...
Oh.. iya gpp, hatis2 mas.... sautku sambil aku merasa perasaanku tidak karuan...
Aku bukan wanita yang pencemburu sebenarnya...
Tapi yasudahlah...
Padahal aku sudah masak masakan pesenannya tadi pagi.
Dia minta di buatkan ayam bakar kampung.
Akhirnya sekitar jam 11 Mas Harkis pulnag , tidak banyak bicara , cuma bilang capekk bgd ,
aku ngantuk rin...dan masuk kamar tidur disebelah Adinda...
Aku padahal sudah menunggu dia , jahe hangat pun ga diminum sama dia...
Mungkin dia lelah sekali fkirku dalam hati..
Aku pun tertidur dan paginya aku bangun seperti biasa
menyiapka keperluan dinda dan mas Harkis.
Pagi ini Intan datang lagi kerumahku ...
Dan ternyata mereka berangkat bersama lagi kekantor...
Selalu pulang lebih malam dari biasanya dan mas Harkis tidak pernah lagi makan
makananku yang aku masak setiap malam...
Aku merasa ada sesak di hati ini....
Sifat mas Harkis tidak berubah selebihnya ,
tetap selalu memeluku saat tidur , manja , dan selalu menggilku sat apapun yang dia butuhkan...
Hampir dua bulan Intan selalu bersama Mas Harkis,
Saya selalu berusaha berfikir positif...
Selalu menenangkan hati...
berfikir kalau intan sudah dianggap adiknya seperti yang selalu dia bilang
karena mereka berasal dari daerah yang sama...
Dari kampus yang sama juga
Pernah suatu saat intan main kerumah membelikan Adinda mainann,
Lalu dia cerita katanya Mas Harkis Baik banged mba ,
waktu aku sakit dia nganterin kedokter . nebus obat diapotik...
Tiap siang dia nemenin aku makan kekantorku , pulang kerja juga...
katanya mba lagi ga masak akhir2 ini lagi malas masak...
Jadi dia makan bareng aku mba...
Aku langsung seperti disambar petir...
dengan omongan dari intan
padahal setiap hari aku bawakan dia makan siang ,
Tiap malam aku masak namun tidak pernah disentuh..
Malam itu aku langsung kekamar ,
aku tidak banyak bicara dengan mas Harkis,,,
Lalu mas Harkis menghampiriku , menciumku , namun airmataku
tidak bisa aku hentikan , aku menagis...
Kenapa Rin?? tanya Mas Harkis Kaget
Dia langsung memelukku , dia bilang kamu kenapa ?
Apa saya sudah nyatkitin kamu ?
Saya diam saja , saya beum bisa bicara
Namun , saya tidak bisa memendam masalah dengan Mas Harkis terlalu lama
Lalu saya ceritakan semua yang intan bicarakan...
Dia kaget.... dan minta maaf sambil memelukku....
"Mas , tiap hari aku bawakan kamu bekal makanan kan ? kalau kamu makan barenag intan terus terus makannya kamu buang ???
Kamu ga pernah cerita sama aku lagi kalau habis pulng kerja..
kamu langsung tidur...
Kamu tau mas , aku tiap malam masak untuk kamu , kamu sentuh pun juga nggak
minuman yg selalu aku buatkan juga ga pernah minum lagi..
Kamu suka sama intan mas???
Sampe tega kayak gitu sama aku??
Mas Harkis hanya diam saja ...
dia cuma minta maaf, dan selalu bilang aku sayang sama kamu dan dinda...
Aku anggap intan saudara , karena aku juga kenal sama orangtuanya...
kamu kan sudah tau Rin... Aku ga ada perasaan apa2 sama dia ..
Aku sayang sama kamu Karin... demi Allah... ucapnya kepadaku sambil tak melepas pelukannya..
Oh Tuhan , aku harus bagaimana ?? ataukah aku yang salah karena terlalu cemburu
Suamiku memang orang baik, selalu menolong teman..
Tapi kali ini aku merasa Sakit hati yang sangat amat..
Seminggu setelahnya Mas Harkis pulang kerja seperti biasa cepat , dan makan dirumah sambil
bercerita dan bermain bersama Adinda....
Namun , aku jarang melihat Intan kerumah sekarang ...
Itu lebih baik bagiku, karena jujur saja tiap melihat wajahnya
Aku merasa sakit hati ,,,,
Pagi itu aku sedang mengajak main Adinda di Taman dekat Komplek...
Aku didekai oleh Ibu ibu yang tinggalnya ga jauh dari rumahku juga..
Mbak Karinn... Eh mau tanya donk..
Siapa namanya cewek yang suka barenag sama suaminya mbak?
Oh itu Intan Bu.. teman satu kampus dulu sama suami say, satu kampung juga...
Oh bukan saudaranya ?? tannya ibu itu...
Bukan bu... emang suka bareng kok kerjanya... kan meraka searah
Sekarang udah ga pernah barenag kok, kemarin pas si Intan sakit aja jadi bareng terus
Kasian intannya kalau harus naik taxi atau angkot bu...
Lah? Wong semalem ja aku liat si intan turun dari mobil suamimu kok
Dia turun depan Gerbang... "kata bub yati sambil berbiski kepadaku
Waktu pagi pagi juga aku liat dia masuk mobil suami kamu tapi kok dari depan gerbang...
Ya Allah... rasanya aku seperti mau pingsan mendengar omongan ibu itu ,
Aku lalu langsung Pamit dan kembali kerumah...
Aku hanya diam dikamar , Adinda dari tadi menagis tapi aku hanya meluk dia...
Sampai malam mas Harkis belum pulang ,
Aku lalu menunggu depan gerbang
dan penasaran dengan cerita ibu yati tadi...
Hampir 2 jam aku menunggu di tukang nasi goreng ,
ternyata benar , Intan keluar dari mobil mas Harkis
Namu tidak langsung keluar , mereka berbincang bincang dulu
tertawa dan saling memandang persis seperti pasangan...
Saya tidak kuasa menahan tangis,,,
Setelah intan turun , harkis melihat intan masuk ke dalam,
memastikan dia masuk dengan aman.. seperti itulah yang saya lihat..
Cinta... ya cinta yang saya liat di mata mas Harkis
Sama seperti mata yang selalu menatapku seperti itu sebelum ada kejadian ini
Aku langsung menghampiri mobilnya
dengan masih menagis aku tidak berkata apa2
cuma menagis dihadapan mas harkis...
Aku lalu lari smabil menggendong Adinda pulang kerumah
Harkis memanggilku dan mengejar..
Ya Tuhan aku tidak sanggup...
Aku tidak sanggup
Sampai dirumah aku mebereskan bajuku dan adinda ke dalam tas
Aku kalut aku mau pergi dari rumah itu
Aku sudah tau semua mas... sudah tau semuaa tentang kamu dan Intan
Itu pilihan kamu mas, pilihanku adalah pergi dari sini...
Kamu lanjutkan saja dengan Intan ...
Wanita yang selama ini menganggu hidup aku selama dia tinggal disini
Wanita yang selalu kamu bela jika aku mulai cemburu
Wanita yang kamu bilang saling menghormati
Wanita yang satu daerah denganmu dan banyak keamaan denganmu
Berbeda dengan aku yang banyak perbedaannya denganmu
Kamu tahu beberapa bulan ini hidupku selalu di kelabuhi fikiran negatif
Tapi aku merasa bersalah , karena aku percaya samu kamu mas..
Aku sayang sama kamu,.,,
Tapi apa yang kamu kasih ke aku....
Harkis menangis dan meminta maaf kepadaku , dia bilang dia khilaf..
Dia bilang dia cinta sama aku
Intan hannya terbawa persaaan sesaat karena sering bersama ...
Karena sering bercerita tentang kehidupan mas Harkis
Begitu juga sebaliknyaa...
Akhirnya timbulah rasa nyaman satu sama lain...
Akhirnya aku yang merasa sakit hati disini...
Aku hanya bisa menagis dan berusaha pergi
" Mas, Fikirkan...
Siapa yang sebenrnya kamu sayang sekarang..
Aku atau dia...
Dengan aku pergi kamu akan dapat berfikir,,,
Aku memang bukan istri yang sempurna
aku memang tidk bisa kamu samakan dengan intan
dia jauh lebih baik dari aku....
Aku tidak bisa bersikap selembut , aku juga tidak sepintar dia.....
Lalu aku memaksa pergiii... malam itu...
Aku pergi tanpa izin dari suamiku...
sebesar apapun dia menghalangiku aku tetap pergi
untuk yang pertama dan semoga untuk yang terakhir....
1 Minggu aku menginap di hotel dekat rumah. memang tidak terlalu jauh
Karena aku bingung harus bagaimana....
Mas Harkis mencoba ribuan kali menelpon aku...
Berkali kali dia minta maaf
Sampai aku tau ,, dia sakit...
Mas Harkis Sakit...
Intan sms aku,,,
Dia tidak tau keadaan yang terjadi sebenarnya...
ternyata mas Harkis tidak masuk kerja selama itu...
Aku khawatir.. bagaimanapun aku sayang sama mas Harkis
Subuh subuh aku checkout
Aku pulang kerumah...
Sampai dirumah, rumahku berantakan
Aku kekamar yang aku temui
Mas Harkis dibawah selimut sedang menangis dan merintih
badannya panas,, lingkar matanya hitam dan masih ada sisa airmatanya
Aku memeluk mas Harkis Aku menangis minta maaf
Mas Harkis bangun ,dia tau aku datang ,
Mas harkis memelukku , menangis minta maaf
Aku sayang sama kamu karinn aku sayang sama kamu dan adinda
Maafkan aku ,
Aku cinta sama kamu
Aku tidak bisa hidup tanpa kamu dan Adindaa
Aku akan melakukan apa saja asal kamu kembali
Aku bisa pindah kerja , atau kita pindah dari sini
Aku gak mau buat kamu merasa tidak tenang selama ini
Akhirnya aku luluh , aku tidak bisa meninggalkan suamiku
bagaimanapun dia suamiku yang paling aku hormati dan cintai diatas segalanya
Kami pun berusaha membenahi diri masing masing ,
Mas Harkis mulai menjaga jarak dengan intan ,
sayapun mulai menata hati agar bisa menerima intan seperti tetangga biasa
Mas Harkis sekarang tidak malu menunjukan rasa sayanagnya ke saya
depan intan ataupun yang lain...
Saya akan belajar dari tiap kesalahan ini
Mas Harkis pun seperti itu
Sahabat kami adalah pasangan kami,
tempat kami memberikan kenyamanan
tempat kami bercerita , tertawa bertukar pikiran...
Tidak ada sahabat lawan jenis yang murni
Jika kamu mulai menyukai orang lain selain pasanganmu
Ingatlah , apa yang sudah pasanganmu berikan kepadamu
Apa yang sudah kalian lalui dari titik Nol hingga saat ini...
Ingattlah jika kamu menyakitinya , maka dia akan pergi
dan kau kan menyesali seumur hidupmu...
Cintailah yang sudah kau pilih ,
karena itu adalah pilihanmu
lengakap dengan kelebihan dan kekurangannya
sudah disesuaikan juga oleh Tuhan
Agar seiring berjalannya denganmu...
Created By Kudo
Terlalu banyak berfikir negatif
Pernah kamu berfikir kamu wanita yang terlanjur dipilih oleh pasanganmu ?
Pernah kah kamu berfikir apa yang sudah kamu berikan ke suami mu tidak berarti baginya ?
Pernahkah kamu berfikir cintanya untukmu hanya sisa sisa cinta yang dulu pernah ada ?
Semua terasa indah sekali,, 3 Tahun pernikahan kami , suamiku tidak berubah
masih sama seperti Mas Harkis yang dulu saya kenal 7 Tahun lalu...
Harkis Brama Setyanto , Insyinyur Teknik Sipil yang saat ini bekerja di perusahaan
konstruksi ternama di Jakarta . Proyeknya selalu sukses..
Saya Karin Setyanto , seorang sarjana ekonomi , yang saat ini berprofesi sebagai
Ibu Rumah tangga dan pelayan pribadi untuk suami dan anak saya Adinda Karina Setyanto .
Saya bahagia dengan pekerjaan saya sekarang.
Saya memutuskan untuk berhenti bekerja dari perusahaan setalah punya anak
Karena saya dan sumai sudah tidak punya orang tua , dan jauh dari keluarga.
Saya tidak sampai hati meninggalkan Adinda dengan baby Sister...
Semua indah , setiap hari hanya syukur dan bahagia yang saya rasakan .
Sampai akhirnya datanglah Intan , teman lama suamiku dari kampunya di Magelang
Dia baik ,cantik dan cerdas...
Dia minta dicarikan tempat tinggal , daerah tangerang
Suamiku merefrensikan rumah di komplek yang kami tinggal saat ini
Akhirnya dia mengontrak tidak jauh dari rumahku ....
Intan sangat baik, lembut dan selalu baik dengan keluarga kami , apalagi adinda...
Mas Harkis dan Intan dulu satu kampus sama sama jurusan sipil ...
Dan mereka bekerja diperusahaan sejenis dan tidak terlalu jauh jaraknya....
Dua bulan berjalan seperti biasa Mas Harkis ulang kerja sekitar jam 8 malam , pulang selalu
makan lahap masakanku , apapun yang aku masak saat itu ....
Setiap pagi dia selalu aku bawakan bekal untuk dia mkan dikantor , dia yang selalu meminta..
Aku sangat senang memasak untuk dia ....
"Mas, nanti malam pulang jam berapa ? Tanyaku kepadanya
Mungkin malam ri , oiya hari ini aku bareng intan karena dia sedang tidak sehat katanya ...
Oh yaa gak apa apa mas , kasian juga kan searah sama kamu juga .... "sautku sambil menyiapkan sarapan ...
tak lama intanpun sudah ada di depan rumah , minta izin kepada karena minta tumpangan mas Harkis,
Mereka pun berangkat kerja, saya pun melanjutkan pekerjaan rumah dan bermain dengan dinda...
Sudah larut , sudah pukul 10, Kok tumben mas Harkis belum sampai rumah ,
Aku sms tapi tidak di balas, aku tidak berani telepon hp nya disaat dia kerja dari dulu...
Tapi aku khawatir , akhirnya aku paksakan untuk telepon mas Harkis.
"Halo Rin , maaf aku pulang malam , kamu makan duluan aja
Aku lagi nganterin Intan ke Dokter , katanya dari kemaren masih lemas.
Aku juga kayaknya makan disekitar sini aja ya .....
"Suara mas Harkis dari telepon...
Oh.. iya gpp, hatis2 mas.... sautku sambil aku merasa perasaanku tidak karuan...
Aku bukan wanita yang pencemburu sebenarnya...
Tapi yasudahlah...
Padahal aku sudah masak masakan pesenannya tadi pagi.
Dia minta di buatkan ayam bakar kampung.
Akhirnya sekitar jam 11 Mas Harkis pulnag , tidak banyak bicara , cuma bilang capekk bgd ,
aku ngantuk rin...dan masuk kamar tidur disebelah Adinda...
Aku padahal sudah menunggu dia , jahe hangat pun ga diminum sama dia...
Mungkin dia lelah sekali fkirku dalam hati..
Aku pun tertidur dan paginya aku bangun seperti biasa
menyiapka keperluan dinda dan mas Harkis.
Pagi ini Intan datang lagi kerumahku ...
Dan ternyata mereka berangkat bersama lagi kekantor...
Selalu pulang lebih malam dari biasanya dan mas Harkis tidak pernah lagi makan
makananku yang aku masak setiap malam...
Aku merasa ada sesak di hati ini....
Sifat mas Harkis tidak berubah selebihnya ,
tetap selalu memeluku saat tidur , manja , dan selalu menggilku sat apapun yang dia butuhkan...
Hampir dua bulan Intan selalu bersama Mas Harkis,
Saya selalu berusaha berfikir positif...
Selalu menenangkan hati...
berfikir kalau intan sudah dianggap adiknya seperti yang selalu dia bilang
karena mereka berasal dari daerah yang sama...
Dari kampus yang sama juga
Pernah suatu saat intan main kerumah membelikan Adinda mainann,
Lalu dia cerita katanya Mas Harkis Baik banged mba ,
waktu aku sakit dia nganterin kedokter . nebus obat diapotik...
Tiap siang dia nemenin aku makan kekantorku , pulang kerja juga...
katanya mba lagi ga masak akhir2 ini lagi malas masak...
Jadi dia makan bareng aku mba...
Aku langsung seperti disambar petir...
dengan omongan dari intan
padahal setiap hari aku bawakan dia makan siang ,
Tiap malam aku masak namun tidak pernah disentuh..
Malam itu aku langsung kekamar ,
aku tidak banyak bicara dengan mas Harkis,,,
Lalu mas Harkis menghampiriku , menciumku , namun airmataku
tidak bisa aku hentikan , aku menagis...
Kenapa Rin?? tanya Mas Harkis Kaget
Dia langsung memelukku , dia bilang kamu kenapa ?
Apa saya sudah nyatkitin kamu ?
Saya diam saja , saya beum bisa bicara
Namun , saya tidak bisa memendam masalah dengan Mas Harkis terlalu lama
Lalu saya ceritakan semua yang intan bicarakan...
Dia kaget.... dan minta maaf sambil memelukku....
"Mas , tiap hari aku bawakan kamu bekal makanan kan ? kalau kamu makan barenag intan terus terus makannya kamu buang ???
Kamu ga pernah cerita sama aku lagi kalau habis pulng kerja..
kamu langsung tidur...
Kamu tau mas , aku tiap malam masak untuk kamu , kamu sentuh pun juga nggak
minuman yg selalu aku buatkan juga ga pernah minum lagi..
Kamu suka sama intan mas???
Sampe tega kayak gitu sama aku??
Mas Harkis hanya diam saja ...
dia cuma minta maaf, dan selalu bilang aku sayang sama kamu dan dinda...
Aku anggap intan saudara , karena aku juga kenal sama orangtuanya...
kamu kan sudah tau Rin... Aku ga ada perasaan apa2 sama dia ..
Aku sayang sama kamu Karin... demi Allah... ucapnya kepadaku sambil tak melepas pelukannya..
Oh Tuhan , aku harus bagaimana ?? ataukah aku yang salah karena terlalu cemburu
Suamiku memang orang baik, selalu menolong teman..
Tapi kali ini aku merasa Sakit hati yang sangat amat..
Seminggu setelahnya Mas Harkis pulang kerja seperti biasa cepat , dan makan dirumah sambil
bercerita dan bermain bersama Adinda....
Namun , aku jarang melihat Intan kerumah sekarang ...
Itu lebih baik bagiku, karena jujur saja tiap melihat wajahnya
Aku merasa sakit hati ,,,,
Pagi itu aku sedang mengajak main Adinda di Taman dekat Komplek...
Aku didekai oleh Ibu ibu yang tinggalnya ga jauh dari rumahku juga..
Mbak Karinn... Eh mau tanya donk..
Siapa namanya cewek yang suka barenag sama suaminya mbak?
Oh itu Intan Bu.. teman satu kampus dulu sama suami say, satu kampung juga...
Oh bukan saudaranya ?? tannya ibu itu...
Bukan bu... emang suka bareng kok kerjanya... kan meraka searah
Sekarang udah ga pernah barenag kok, kemarin pas si Intan sakit aja jadi bareng terus
Kasian intannya kalau harus naik taxi atau angkot bu...
Lah? Wong semalem ja aku liat si intan turun dari mobil suamimu kok
Dia turun depan Gerbang... "kata bub yati sambil berbiski kepadaku
Waktu pagi pagi juga aku liat dia masuk mobil suami kamu tapi kok dari depan gerbang...
Ya Allah... rasanya aku seperti mau pingsan mendengar omongan ibu itu ,
Aku lalu langsung Pamit dan kembali kerumah...
Aku hanya diam dikamar , Adinda dari tadi menagis tapi aku hanya meluk dia...
Sampai malam mas Harkis belum pulang ,
Aku lalu menunggu depan gerbang
dan penasaran dengan cerita ibu yati tadi...
Hampir 2 jam aku menunggu di tukang nasi goreng ,
ternyata benar , Intan keluar dari mobil mas Harkis
Namu tidak langsung keluar , mereka berbincang bincang dulu
tertawa dan saling memandang persis seperti pasangan...
Saya tidak kuasa menahan tangis,,,
Setelah intan turun , harkis melihat intan masuk ke dalam,
memastikan dia masuk dengan aman.. seperti itulah yang saya lihat..
Cinta... ya cinta yang saya liat di mata mas Harkis
Sama seperti mata yang selalu menatapku seperti itu sebelum ada kejadian ini
Aku langsung menghampiri mobilnya
dengan masih menagis aku tidak berkata apa2
cuma menagis dihadapan mas harkis...
Aku lalu lari smabil menggendong Adinda pulang kerumah
Harkis memanggilku dan mengejar..
Ya Tuhan aku tidak sanggup...
Aku tidak sanggup
Sampai dirumah aku mebereskan bajuku dan adinda ke dalam tas
Aku kalut aku mau pergi dari rumah itu
Aku sudah tau semua mas... sudah tau semuaa tentang kamu dan Intan
Itu pilihan kamu mas, pilihanku adalah pergi dari sini...
Kamu lanjutkan saja dengan Intan ...
Wanita yang selama ini menganggu hidup aku selama dia tinggal disini
Wanita yang selalu kamu bela jika aku mulai cemburu
Wanita yang kamu bilang saling menghormati
Wanita yang satu daerah denganmu dan banyak keamaan denganmu
Berbeda dengan aku yang banyak perbedaannya denganmu
Kamu tahu beberapa bulan ini hidupku selalu di kelabuhi fikiran negatif
Tapi aku merasa bersalah , karena aku percaya samu kamu mas..
Aku sayang sama kamu,.,,
Tapi apa yang kamu kasih ke aku....
Harkis menangis dan meminta maaf kepadaku , dia bilang dia khilaf..
Dia bilang dia cinta sama aku
Intan hannya terbawa persaaan sesaat karena sering bersama ...
Karena sering bercerita tentang kehidupan mas Harkis
Begitu juga sebaliknyaa...
Akhirnya timbulah rasa nyaman satu sama lain...
Akhirnya aku yang merasa sakit hati disini...
Aku hanya bisa menagis dan berusaha pergi
" Mas, Fikirkan...
Siapa yang sebenrnya kamu sayang sekarang..
Aku atau dia...
Dengan aku pergi kamu akan dapat berfikir,,,
Aku memang bukan istri yang sempurna
aku memang tidk bisa kamu samakan dengan intan
dia jauh lebih baik dari aku....
Aku tidak bisa bersikap selembut , aku juga tidak sepintar dia.....
Lalu aku memaksa pergiii... malam itu...
Aku pergi tanpa izin dari suamiku...
sebesar apapun dia menghalangiku aku tetap pergi
untuk yang pertama dan semoga untuk yang terakhir....
1 Minggu aku menginap di hotel dekat rumah. memang tidak terlalu jauh
Karena aku bingung harus bagaimana....
Mas Harkis mencoba ribuan kali menelpon aku...
Berkali kali dia minta maaf
Sampai aku tau ,, dia sakit...
Mas Harkis Sakit...
Intan sms aku,,,
Dia tidak tau keadaan yang terjadi sebenarnya...
ternyata mas Harkis tidak masuk kerja selama itu...
Aku khawatir.. bagaimanapun aku sayang sama mas Harkis
Subuh subuh aku checkout
Aku pulang kerumah...
Sampai dirumah, rumahku berantakan
Aku kekamar yang aku temui
Mas Harkis dibawah selimut sedang menangis dan merintih
badannya panas,, lingkar matanya hitam dan masih ada sisa airmatanya
Aku memeluk mas Harkis Aku menangis minta maaf
Mas Harkis bangun ,dia tau aku datang ,
Mas harkis memelukku , menangis minta maaf
Aku sayang sama kamu karinn aku sayang sama kamu dan adinda
Maafkan aku ,
Aku cinta sama kamu
Aku tidak bisa hidup tanpa kamu dan Adindaa
Aku akan melakukan apa saja asal kamu kembali
Aku bisa pindah kerja , atau kita pindah dari sini
Aku gak mau buat kamu merasa tidak tenang selama ini
Akhirnya aku luluh , aku tidak bisa meninggalkan suamiku
bagaimanapun dia suamiku yang paling aku hormati dan cintai diatas segalanya
Kami pun berusaha membenahi diri masing masing ,
Mas Harkis mulai menjaga jarak dengan intan ,
sayapun mulai menata hati agar bisa menerima intan seperti tetangga biasa
Mas Harkis sekarang tidak malu menunjukan rasa sayanagnya ke saya
depan intan ataupun yang lain...
Saya akan belajar dari tiap kesalahan ini
Mas Harkis pun seperti itu
Sahabat kami adalah pasangan kami,
tempat kami memberikan kenyamanan
tempat kami bercerita , tertawa bertukar pikiran...
Tidak ada sahabat lawan jenis yang murni
Jika kamu mulai menyukai orang lain selain pasanganmu
Ingatlah , apa yang sudah pasanganmu berikan kepadamu
Apa yang sudah kalian lalui dari titik Nol hingga saat ini...
Ingattlah jika kamu menyakitinya , maka dia akan pergi
dan kau kan menyesali seumur hidupmu...
Cintailah yang sudah kau pilih ,
karena itu adalah pilihanmu
lengakap dengan kelebihan dan kekurangannya
sudah disesuaikan juga oleh Tuhan
Agar seiring berjalannya denganmu...
Created By Kudo
Senin, 15 Agustus 2016
Darmawangsa Residance
Hallo Pembaca Setiaa.... (Ngomong sama diri sendiri sih :) )
Pasti kangen donk ya sama aqyuu....
oiya kali ini mau bahas masalah Rumah...
Bukan rumah tanggaa... alhamdulillah aman sentosa
tapi rumah tingal.
Setelah nikah September kemarin 2015 langsung ngontrak deket rumah Nyokap 4 Bulan dengan harga 1.5 juta sebulan.. Ih wow bangettt gays!!!! denga tanah cuma 40m persegi,,
Akhirnya suami mutusin nyari rumah di Bekasi
Kisahnya banyak ga langsung dapet...
Awalnya aku googling diinternet rumah di bekasi,, dapetlah ya
Nama Developnya Amir Blessekkk alias makelarnya....
Minggu sekitar bulan Oktober kita kesana ,
udah kontek2an sama si Amir ini....
Ketemuan lah di Giant Wisma Asri..
Gilee.. Lumayan Jauh juga ga kebayang punya rumah disiniii
sampelah kita di Darmawangsa Residance
Sampe sana kita ketemu sama developnya alias tmn2nya si Amir ittu
Kita ditawarin 2 rumah , Dengan harga Kayaknya Rp.280 jutaan ud renovasi
intinya sihhh
Ada 1 Rumah yang cukup cocok, cat nya warna hijau ,Type 36 Tanah 60 Batako
Biasalah di iminig2in cepet selesai KPR nya.. bla bla bla...
Trus kita ditawarin KPR selama 20 Tahun...
Gileeee ,, keburu lewatt dah...
Singkat cerita kita kayak kesurupan ,
Eh maksudnya percaya aja sama mereka,,sampe kita kasih Tanda Jadi 1 Juta
Plus si Amir Blessek nya kita kasih 100 ribu... OMAIGAATTTT
Untung banged suami tersayang orangnya ga kayak aku yang cepet banged kalau mau apa2
Ga mikir panjang , pulang dari sana kita penasaran ke Marketing Gallerynya langsung
( Ga kepikiran dari Awal ,, Sumfeeeeehhh)
Akhirnya kita ambil Brosurrr dan ternyata ,,, Harganya Jauh hampir selisih 40 Jutaan
Ya walaupun belum renov, tapi ini udah bata merah...
Akhirnya kita iklaskan itu uang 1 juta dan kita beralih langsung KPR lgsg dari Developernya dengan Luas tanah sama tapi bata merah
Kurleb 2 Bulan kita ajuin,,alhamdulillah di ACC , dan Bulan Mei kita Akad Nikah.. Eh Akad Kreditttt....
Nah nungu rumah jadi kita ngontrak dulu di Darmawangsa Juga ... Tapi Cluster Borobudur...
Harganya Cuma 9 Juta Setahun...... Alias 750 Ribu sebulan.... dengan luas 60M persegi baru renov
dan kita orang pertama yang nempatinn...
Alhamdulillah ini udah masuk bulan ke 8 kita ngontrak disana ,
Dan aku mulai nyamaannn banged tinggal disana ,
awalnya nangis terus 1 minggu kangen mamah....
Tapi tiap aku nangis ada suami tercinta yang selalu melukkkk... Ihiiyyy
Lope U bangedddddd
Intinya sekarang PR adalah Renovasi
Dari mulai Pager , Kanopi,Bikin Dapur,Mesin Air, Spiteng , Cet Rumah
Banyak Yeyyyyyy!!!!!!
Semangat Lah say .... kita cicil dulu
Kisaran Bisa Hampir 50 Juta ,,
Mari kita berjuangan mas sayy......
Pasti kangen donk ya sama aqyuu....
oiya kali ini mau bahas masalah Rumah...
Bukan rumah tanggaa... alhamdulillah aman sentosa
tapi rumah tingal.
Setelah nikah September kemarin 2015 langsung ngontrak deket rumah Nyokap 4 Bulan dengan harga 1.5 juta sebulan.. Ih wow bangettt gays!!!! denga tanah cuma 40m persegi,,
Akhirnya suami mutusin nyari rumah di Bekasi
Kisahnya banyak ga langsung dapet...
Awalnya aku googling diinternet rumah di bekasi,, dapetlah ya
Nama Developnya Amir Blessekkk alias makelarnya....
Minggu sekitar bulan Oktober kita kesana ,
udah kontek2an sama si Amir ini....
Ketemuan lah di Giant Wisma Asri..
Gilee.. Lumayan Jauh juga ga kebayang punya rumah disiniii
sampelah kita di Darmawangsa Residance
Sampe sana kita ketemu sama developnya alias tmn2nya si Amir ittu
Kita ditawarin 2 rumah , Dengan harga Kayaknya Rp.280 jutaan ud renovasi
intinya sihhh
Ada 1 Rumah yang cukup cocok, cat nya warna hijau ,Type 36 Tanah 60 Batako
Biasalah di iminig2in cepet selesai KPR nya.. bla bla bla...
Trus kita ditawarin KPR selama 20 Tahun...
Gileeee ,, keburu lewatt dah...
Singkat cerita kita kayak kesurupan ,
Eh maksudnya percaya aja sama mereka,,sampe kita kasih Tanda Jadi 1 Juta
Plus si Amir Blessek nya kita kasih 100 ribu... OMAIGAATTTT
Untung banged suami tersayang orangnya ga kayak aku yang cepet banged kalau mau apa2
Ga mikir panjang , pulang dari sana kita penasaran ke Marketing Gallerynya langsung
( Ga kepikiran dari Awal ,, Sumfeeeeehhh)
Akhirnya kita ambil Brosurrr dan ternyata ,,, Harganya Jauh hampir selisih 40 Jutaan
Ya walaupun belum renov, tapi ini udah bata merah...
Akhirnya kita iklaskan itu uang 1 juta dan kita beralih langsung KPR lgsg dari Developernya dengan Luas tanah sama tapi bata merah
Kurleb 2 Bulan kita ajuin,,alhamdulillah di ACC , dan Bulan Mei kita Akad Nikah.. Eh Akad Kreditttt....
Nah nungu rumah jadi kita ngontrak dulu di Darmawangsa Juga ... Tapi Cluster Borobudur...
Harganya Cuma 9 Juta Setahun...... Alias 750 Ribu sebulan.... dengan luas 60M persegi baru renov
dan kita orang pertama yang nempatinn...
Alhamdulillah ini udah masuk bulan ke 8 kita ngontrak disana ,
Dan aku mulai nyamaannn banged tinggal disana ,
awalnya nangis terus 1 minggu kangen mamah....
Tapi tiap aku nangis ada suami tercinta yang selalu melukkkk... Ihiiyyy
Lope U bangedddddd
Intinya sekarang PR adalah Renovasi
Dari mulai Pager , Kanopi,Bikin Dapur,Mesin Air, Spiteng , Cet Rumah
Banyak Yeyyyyyy!!!!!!
Semangat Lah say .... kita cicil dulu
Kisaran Bisa Hampir 50 Juta ,,
Mari kita berjuangan mas sayy......
Langganan:
Postingan (Atom)
