Kalau saja aku tahu
melepaskannya tidak lebih menyakitkan daripada mempertahankannya ,
mungkin kehidupanku tidak selalu di hantui rasa penyesalan…
***
‘’Saskia… tatap mata aku,, dan dengarkan aku bicara..
Aku mencintaimu.. mencintaimu sepenuhnya dengan semua perbedaan kita..
Mungkin kamu sudah menyadari ini, dari omongan teman teman dikantor …
Tapi baru hari ini aku bisa bicara kepadamu.
‘’Oh. Tuhan aku tak kuasa menatap matanya saat iya bicara
Aku sesak, seperti ada udara tersendat dalam kerongkonganku
Sekelilingku terasa fatamorgana.
Aku hanya mampu terdiam , tak sepatah katapun..
Sampai akhirnya sesuatu yang lembut menyentuh keningku.
Selanjutnya dia menarik tanganku dalam dekapannya…
Aku bingung, aku hanya mampu merasakan hangat dirinya..
Aku hanya merasakan energinya mengalir ke dalam nadiku..
‘’Bicaralah Sas.. jangan membuatku bingung..
Apa aku menyakitimu? Apa kata kataku membuatmu sedih?
Aku minta maaf kalau kamu merasaknnya…
Aku hanya ingin jujur , aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya.
Aku mencintaimu, persetan dengan semua perbedaan kita…
‘’Dante.. aku jadi merasa seperti orang bodoh..
Aku mencintaimu.. tapi aku hanya mencintaimu, tidak mungkin bisa memilkimu.
Kenapa Sas? Bullshit kalau kamu mau bilang karena prinsip kita yang berbeda,,
Tuhan itu tetap satu.. Dia yang menganugrahkan cinta,,, iya kan?
Apa aku yang minta untuk mengenalmu? Apa aku yang minta kalau aku dilahirkan sebagai umat budha?
Apa aku tau aku akan dilahirkan dari seoarang ibu yang memiliki strata di budayaku dan mewajibkan aku menikah dengan orang yang memiliki strata budaya yang sama?
Dante… dengarkan aku, apa dengan kau mencintaiku lantas kita harus bersama?
Apakah tidak cukup dengan kau pun tau aku mencintaimu saja?
Dante… mengertilah, ini sangat sulit…
Ya baiklah…lupakan.. ayo kita cari makan sekarang..
Kamu mau makan apa Sas?
Ya, terserah kamu saja…
Selesai makan ,, ditemani pemandangan laut yang indah.. kami berbincang..
Saling menatap, aku bahagia… Dante Pria yang baik..
Dia lulusan S2 Manajemen.. Sekarang dia bekerja di kantorku sebagai Senior Accounting.
Sedangkan aku kuliah S1 saja belum flulus. Terkadang perbedaan perbedaan kecil seperti itu juga terkadang membuatku takut..
Pagi ini terasa indah setelah semalam..
***
Saskiaaa… bangun sudah jam 8:00 kamu ga kekantor? Ibu kost ku berteriak dari bawah…
Astaga aku baru membuka mata sedikit cahaya matahari sudah menyilaukan mataku..
Aku terlambat… dengan tergesa gesa aku berangkat kekantor yang memang tidak jauh dari kost ku.
Sampai kantor, aku berharap bisa bertemu dante karena biasanya dia selalu menungguku di depan ruanganku.
Tapi nihil.. dia tidak ada.., baiklah aku harus tetap masuk…
Baru menginjakan kaki keruangan telepon sudah berdering…
Yaaa.. atasanku lagi lagi memanggilku keruangannya … hot room kami menyebutnya..
Belum aku membuka computer ,, langsung meluncur keruangan..dengan perasaan tidak enak..
Hmm.. benar saja.. bosku menyuruh ku membuat presentasi kerjasama perusahaan kami dengan Bank .belum lagi tugas lain yang harus aku selesaikan,,,
Aku pun kembali kemeja… minum seteguk air… menarik nafas dan mulai bekerja… aku menarik menyalahkan power CPU dan komputerku,, lalu manarik meja keyboard… dan aku terkejut
Ketika meja keyboardku tarik keluar ada surat diatasnya ‘’ Saskia,, Aku akan selalu disini untuk kamu , Love U’’ Oh Tuhan… Dante.. pasti ini Dante… dalam saat saat seperti ini dia selalu bisa membuatku tenang.. yang ada difikiranku hanyalah aku ingin memeluknya dan bilang aku sangat mencintainya…
Besok sudah hari Sabtu saatnya aku pulang ke rumahku, Di daerah jagakarsa…
Aku pun kalau boleh memilih aku ingin bersama Dia saja,, tapi mama selalu menyuruhku pulang.. yasudahlah… aku pulang,,
Dirumah , aku sedikit menceritakan pada Dante ke mama… Aku belum bilang kalau aku sudah berhubungan dengannya, karena aku mau tau respon mama dan papa seperti apa…
Benar saja , baru aku menceritakan backroundnya yang pertama ditanya adalah masalah agamanya..
‘’Dia Hindu’’ bukan seperti kita mah pah..
‘’ Sas, kamu sudah dewasa , kamu tau yang mana yang baik dan yang tidak…
Kalau kamu melangkah jauh dengan Dia,, berarti kamu telah membuat kami kecewa..
Agama adalah segalanya, apapun yang kamu ceritakan seribu kebaikannya , tapi kalau dia bukan muslim,, semua sia sia.. tak ada tempat dikeluarga ini untuk menantu seperti itu.. kamu mengerti?
‘’ya.. Aku ngerti mah… aku lantas pergi secepat mungkin karena aku semakin takut mendengarnya..
Sebulan , dua bulan,, hubungan ku dengan Dante tidak pernah tercium oleh orang tuaku ..
Sampai suatu saat aku liburan ke Bali.. bersama Dante, aku bilang kepada orangtuaku kami pergi bersama teman teman yang lain…
Aku pun menginap di hotel dekat rumah Dante… setelah istirahat, makan di hotel , Dante menjemputku ke Hotel , katanya aku mau dikenalkan kepada keluarga…
Aku belum solat maghrib’’, Kamu mau menunggu? Sautku sambil membereskan kamar hotelku..
‘’Hmm gimana ya sayang… Apa bisa dipercepat? mama sudah menunggu..
Kamu kan setiap hari solat , apa tidak ada dispensasi oleh Tuhan Mu..?
Sekali saja, demi aku sayang… ya??
‘’Aku hanya mampu terdiam, dan terlihat bodoh karena mengiyakan ajakan Dante..
Sampai akhirnya aku langsung meluncur kerumahnya…
Keluarganya sangat baik pada ku…
Mereka menerimaku seperti keluarganya sendiri,,,
‘’Sudah berpa lama kalian berhubungan?dan kapan kalian akan menikah Dante,Saskia?
Serontak pertanyaan itu membuatku tersedak saat makan malam hari kedua bersama mereka..
Serasa terlalu cepat pertanyaan itu dilontarkan oleh Tante Made..
Akupun belum terfikir…
Aku hanya diam , dan melihat ke arah Dante seolah membutuhkan pertolongan untuk menjawabnya.
‘’Aduh mah , kita saja baru 6 bulan pacaran , masa mamah sudah menanyakan menikah?
Ya.. aku dan Saskia menjalani saja dulu…
‘’Apa karena perbedaan agama kita? Tambah Ibunya,,,
Aku hanya diam.. dan keluh lidahku menjawabnya…
Dante pun mengalihkan pembicaraan namun tidak berhasil…
‘’Sas.. Apa kamu benar mencintai anak Tante?
Iya tante.. aku sangat mencintai Dante… jawabku perlahan
Lalu ,, apakah kau yakin Dante orang yang tepat untuk menjadi calon suamimu nanti? Apa kamu pernah menemukan laki laki yang melebihi Dante ,Sas?
Oh God, aku mengeluh dalam hati… kenapa aku diserang pertanyaan itu? Pertanyaan yang aku hindari..
‘’Jawab sayang pertanyaan mamah? Dante mendesak..
‘’Tidak.. aku memangbelumpernah berhubungan dengan lelaki sebaik Dante,, Aku percaya pada Dante.. karena aku sangat mencintainya…
‘’Lalu apa yang membuatmu ragu? Apakah… ?
Terhenti sejenak… menarik nafas lalu dia bicara lagi…
‘’Apakah kau tidak berkenan mengikuti kepercayaan kami..
Sas, Tuhan itu satu… Tujuan manusia semua sama…
Apakah salah kalau kita menikah dengan orang yang berbeda keyakinan?
Hanya caranya saja yang berbeda sayang,, tante percaya kamu sudah dewasa..
Kamu mampu menentukan semua ini…
Percakapan ini selalu dibahas setiap hari selama aku berkunjung ke rumah Dante
Tante Made sangat baik, dia sangat menyayangiku, begitupula keluarganya
Tapi , aku mencintai keluargaku juga, Aku mencintai Agamaku
Tuhan apa yang harus aku lakukan??
***
Setelahseminggu dari Bali, aku pun pulang..
Membawa beban yang harusnya aku berlibur untuk mencari ketenangan, malah sebaliknya..
Setiap hari Dante selalu mengantarku pulang, setelah itu pasti mampir ke restoran untuk makan malam, atau sekedar ngobrol..
Jujur , selama itu pula aku sering melewatkan sholat maghribku…
‘’Hari ini kami ke daerah kelapa gading… menemani dia minum kopi… ,, ‘’Sas… Sudah hampir setahun sayang kita seperti ini… aku tidak pernah kau bawa kerumahmu… apa kau masih takut?
Aku mencintaimu Sayang… Aku sangat ingin menikah denganmu… ‘’ Tegasnya
‘’Dante… dengarkan aku.. akubelumsiap.. ini sangat sulit….
Kenapa? Lagi lagi agama….. kenapa sangat bermasalah di Agamamu?
Menikah dengan beda keyakinan….?
Kau tinggal masuk ke agama ku, dan mudah saja… masuk hindu gratis kok
Di agamaku tidak akan ditawari masuk surga karena hindu tidak mengenal surga.
Alam semesta berasal dari rahim tuhan dan semua akan kembali ke tuhan, kenapa kita manusia sebagai mahluk ciptaan tuhan mau diberi embel embel masuk surga dan ditakuti dengan neraka??
Apakah dengan kita menikah kita akan berdosa dan masuk keneraka yang selalu kalian takuti?
Aku masih diam ….
‘’Kamu tinggal ikut aku ke pura….setelahitu selesai…
Kita langsung menikah sayang…. Semua itu tergantung kamu..
‘’Dante Cukup… sudah kau bicaranya? Kamu egois… kamu tidak pernah memikirkan aku…
Kamu fikir , bagaimana dengan keluargaku?
Apa yang harus bilang pada mereka…
Hal itu adalah terkutuk untukku…
Aku tidak Cuma dikucilkan… Tapi mungkin saja aku akan kehilangan mereka selamanya….
‘’Sas.. maafkan aku, kamu jangan tersinggung.. habis aku lelah.. aku bingung harus bagaimana….
Dia mengecup keningku dan memelukku erat… aku pun seperti ingin menangis….
Aku bimbang ‘’Tuhan…..
Sampai suatu hari , aku memberanikan membawanya ke rumah….
Tapi apa tanggapan benar saja, mereka mengacuhkan Dante dan aku….
‘’Kenapa mama dan papa tidak bisa bersikap seperti Tante Made?
Apa aku salah mencintai Dante
Aku hanya akan bahagia bila bersama Dante….
Aku tidak minta di takdirkan menjadi muslim…
Aku juga tidak minta ditakdirkan bertemu Dante…
Aku pun mulai tidak terima perlakuan mama dan papa kepada Dante… setiap Dante aku ajak kerumah tetap saja perlakuan yang sama…
‘’ Aku pun membeli banyak buku tentang aga Hindu…..
Cuma Demi Dante… Demi cintaku pada Dante….
Akhirnya aku memberanikan diri pergi ke sebuah Pura …
Tentunya bersama Dante.. aku diajarkan tata cara masuk Agama Hindu,,,,
Hindu.. agamaku nanti.. Aku sudah bertekad bulat..
Dan setelah ini .. aku akan bisa menikah dengan Dante….
Orang tuaku? Sudahlah.. mereka sudah tak perduli padaku….
Lalu aku mengikuti upacara Suddhi Wadani. Setelah itu melakukan prosedur administrasi melapor ke PHDI tingkat kelurahan dan Kecamatan menyatakan secara tertulis keinginan masuk Hindu.
Dan sekarang….. Saya adalah Saskia …. Penganut agama Hindu…
Dante sangat senang… dia selalu mendampingiku dalam proses ini….
Dan aku pulang kerumah weekend seperti biasa….
Mama dan Papa samasekali tidak mengetahui hal ini…
Seperti biasa saat Sholat Maghrib mereka mengajakku solat berjamaah…
Aku kaku,, hanya bilang.. ‘’Aku sedang halangan…
Tapi aku tidak bisa berbohong terus… sampai akhirnya…
Aku bilang kepada mama dan papa… apapun tanggapan mereka yang penting aku sudah jujur…
‘’Mah Pah , maafkan Saskia… Saskia sangat sayang pada Mama dan Papa…
‘’koq tumben kamu bilang seperti itu sayang…. Apapun kesalahan kamu kami selalu maafkan…
Tapi setelah ini Saskia yakin mama dan papa pasti akan membenci Saskia…
‘’Memang apa yang sudah kamu lakukan?
‘’Mah, Pah.. Saskia sekarang bukan Muslim….Saskia sudah Resmi Masuk Agama Hindu…
‘’Serontak Tangan Papa meluncur kencang bahkan sangat kencang ke pipi ku…
Baru kali itu seumur hidup aku di Tampar
Mama pun hanya menangiss……. Dan tidak mau menghadapku….
‘’ Kamu Murtad… Kamu Murtad Saskia…. MURTAD….
Demi Tuhan Papa dan Mama tidak ingin melihat mu….
Papa dan Mama adalah orang Tua yang gagal…
Demi Tuhan , Allah akan melaknatmu … Pergiiii Kamu……..
Jangan pernah kau injakkan kaki mu dirumah ini lagi….
Menikahlah dengan Kekasihmu….. tapi jangan pernah menyesal…….
‘’ Oh Tuhan…. Ternyata lebih dari apa yang sudah aku bayangkan sebelumnya….
Aku diusir…. Bahkan aku di Laknat…
Aku pun menelpon Dante untuk segera menjemputku di Taman… dan untuk berpamitan pun mereka tak sudi.. aku seperti manusia menjijikkan….
Aku berhenti kerja… karena Dante yang meminta , dan kami akan menikah di Bali….
Akupun meninggalkan kehidupan seorang Saskia yang dulu.. Demi Dante…
Aku sangat sangat mencintai Dante…..
Sebulan setelahkepergianku ke Bali.. Kami pun menikah….
Tentu saja memakai almmater Hindu….
Kami sangat bahagia…..
Setaun pertama…
Mama Dante menyayangiku seperti anaknya sendiri… aku seperti menemukan sosok Ibu ku kembali…
Sampai dua Tahun pernikahan kami yang diliputi kebahagiaan.. namun kami belum memiliki anak…
Dante pun tidak pernah menuntutku, namun mama terkadang bilang sangat ingin memiliki cucu….
Tuhan.. bantu aku…
Setiap hari aku pun taat beribadah ke Pura…
Namun dibalik kebahagiaanku, aku rindu mereka.. mama dan Papa…. Teman temanku…
Mereka pun jarang menghubungiku, karena pada dasarnya mereka tidak mendukungku..
Tiga Tahun ,empat Tahun… kami punbelum memiliki anak…
Sikap mama Made pun semakin berubah kepadaku….
Dante pun semakin sibuk.. karena sekarang dia mengurusi kantor Alm Ayahnya…. Di Lombok..
Saya hanya tinggal bersama Mama Made….
Biasanya Dante setiap dua minggu sekali pulang…
Tapi kenapa sudah lebih dari Sebulan dia tidak pulang dan tidk mengabariku minggu terakhir ini…
Khawatir dan cemas tentu saja…
‘’ Mah,, Apa Dante menghubungi mama? Kenapa dia tidak mengabarkan aku ya?
‘’ Yaa sibuk mungkin.. sudahlah… biarkan dia konsen Bekerja .. jangan kau ganggu dulu…
Kamu diam saja dirumah… namun segelentingan aku mendengar mama bilang ‘’ Mana tahan dia hidup dengan wanita Mandul?
‘’Mah.. Mama ngomong apa? Mandul? Siapa yang Mandul? Aku sehat….. Mama bicara mama kira aku tidak dengar?
‘’Oh baguslah kalau kamu dengar… kalau tidak mandul apa coba namanya ? sudah mau 5 Tahun tapi masih belum punya anak….
‘’Aku masuk kekamar dan hanya bisa menangis….
DANTE kamu dimana…?
Aku rindu padamu…….
Aku yakin kamu disana akan tetap mencintaiku….. Seperti aku disini
Dante…..
Sms ini setiap hari selama Lima bulan aku kirimkan namun sekali saja tidak ada balasan…
Aku tidak sanggup setiap hari menapat perlakuan yang tidak adil di rumah…
Mama Made sangat berubah drastis.. Dia tidak mau bicara denganku.. Dian sering menggunjingku didepanku bersama teman temannya…..
Aku pun nekad.. aku penasaran… Aku memutuskan menyusul Dante di Lombok
Tapi Mama Made tidak pernah memberikan aku alamat kantor Dante…
Akhirnya malam itu aku memberanikan mengendap masuk ke ruang kerja Mama… aku mencari alamat kantor Dante…
Dan syukurlah aku menemukannya…
Aku pun bergegas keBandara untuk langsung terbang ke Lombok dengan uang ku yang pas pasan…
Karena selama di tinggal Dante , aku tidak pernah dikirim uang olehnya…. Untung aku punya simpanan uang… walaupun sedikit , aku rasa cukup…
Untung malam ini ada jadwal penerbangan ke Lombok.. Aku bahagia.. aku pun cemas.. takut apa yang akan terjadi nanti… Dante… Aku akan menyusulmu sayang…
Sesampainya di Lombok… aku tak berfikir panjang, aku langsung mencari alamat kantor dan rumah Dante….
Akhirnya setelah berkeliling aku menemukan alamatnya … Bungalao kecil milik keluarga Dante…
Sepii sekali… hmmm ,, memang karena masih jam 5 pagi
‘’Pagi… permisi….
Ada apa ya pagi2 seperti ini ? suara wanita yang kira kira 3 tahun lebih muda dariku…
‘’Maaf ini rumah Pak Dante? Tanyaku ragu…
Ya benar .. tapi Dante sedang tidak dirumah sekarang… mungkin nanti siang pagi baru pulang…
Hmmm ,, aku terdiam,, seolah kaku padahal ini bungalao milik suamiku…
‘’ Mba petugas bungalao ya? Tanyaku kembali kepada wanita itu…
‘’Apa? Petugas? Aku ini pemilik bungalao ini mba…
‘’ohh mba keluarganya Dante ? Loh aku kok ga pernah diberitahu ya?
‘’Iya aku keluarganya.. Aku istrinya Dante.. Kami kan baru 3 bulan menikah….
Mataku terbelalak…. Darah ku seperti berhenti mengalir…
Kaki ku lemas…. Aku tidak sadar.. sampai aku membuka mata aku sudah ada di dalam sebuah kamar…
Aku berfikir apa tadi aku sedang bermimpi…?
Dan aku mendengar suara itu.. Ya Suara Dante….. Suamiku….
Tapi aku ingat perkataan wanita ituu….
Tapi aku tidak percaya..
Aku berlari ke luar kamar….
‘’DANTE……. Aku menyusulmu sayang… Aku rinduu denganmu…
Belum aku merapatkan mulutku.. aku melihat dante sedang duduk di meja makan sambil mencium dan memeluk mesra wanita ituu… sambil tangannya memegang perut wanita itu yang terlihat sedikit membesar…
‘’Saskia… kamu disini?? Ucapnya terkejut
Lalu Dante melepaskan tangannya dari rangkulannya….
Mukanya pucat pasi…. Dia terdiam….
‘’Siapa Dante ? apa kamu mengenalnya? Bisik wanita itu dekat sekali di telinga suamiku…
‘’OKE… baiklah kamu sudah melihat ini kan… ya… aku memang tidak pulang ke Bali.. Karena aku sedang berbisnis di Lombok.. dan… dann…. Ini adalah Anita tumebow…. Istriku …. Aku sudah menikah lagi… maafkan aku Saskia ..
Aku tidak bisa berdiri… aku terjatuh…. Air mata menutupi penglihatanku….
‘’ Kalian Jahat…. Kenapa kau melakukan ini?
‘’ Maafkan aku Sas.. mama yang menyuruhku… kamu tau aku tidak akan pernah melawan mama.. dan sekarangpun Anita sedang hamil 2 Bulan….. aku sekarang mencintainya… sangat mencintainya.. sambil tangannya menarik tangan Anita…
‘’Kamu boleh memilih Sas.. mau tetap menjadi istriku tapi kau harus kembali ke Bali dengan Mama.. atau kau ingin kita bercerai..? sekarang kalau kau mau aku lakukan..
semua dia ucapkan dengan ringan…
Sekali lagi maafkan aku Sas… Aku memang masih mencintaimu….
‘’ Aku masih belum sanggup melihat dan mendengar.. aku harap ini mimpi… tapi ternyata tidak…
‘’Aku pun langsung meminta cerai dari Dante.. Dan kami pun resmi bercerai…
Aku hancur sekarang… aku kesepian.. aku sendiri.. Tuhan,, Orangtua ,Temanku bahkan suami yang dulu aku perjuangkan mati matian malah membalik menuklirku…
‘’Aku ke Pura… untuk mencoba menenangkan diri.. tapi apa? Persetan dengan ini….
Aku mau Saskia yang Dulu….
Ya Allah… maafkan aku…..
Ya Allah …. Kembalikan aku…..
Mama …. Maafkan aku.. aku ingin kembali dan menangis di pangkuanmu sekarang…
Papa aku sendirian….. Jemput aku seperti biasa kau menjemputku di kost ku dulu setiap aku sms kesepian..
Aku bodoh.. aku seperti mau mati…….
Tidak punya tujuan hidup…
Lima tahun aku meninggalkan Mereka… Lima Tahun aku Murtad.. Lima Tahun aku merasakan kebahagiaan palsu… Lima Tahun aku Meninggalkan cinta yang seutuhnya…..
Sampai aku memberanikan diri kembali ke Jakarta….
Yang pertama aku temui adalah Yeni… Sahabatku… Orang yang aku yakin paling mampu menerimaku setelah semua keadaanku….
Aku tinggal bersamanya selama seminggu… sampai akhirnya aku memberanikan diri pulang kerumah….
Semoga mereka masih mengingatku… semoga mereka sudah luluh ….
‘’Baru aku melangkah… suasana serasa sepi… seperti tidak ada orang….
Ternayat benar … orang tuaku sudah pindah….
‘’Mereka Pergi ke singapura, karena mama ku sakit…. Aku mendapat kabar itu dari tetanggaku….
Aku tidak ada disaat saat seperti ini…
Ya Tuhan…. Aku makin menggila… aku berjalan tanpa tujuan….
Sampai aku tiba di depan masjid yang biasa kami solat jika Hari Raya atau saat Tarawih….
Aku bertemu ustad Bahri… di depan masjid,, dia iba melihat keadaanku yang kacau…
Dia menyuruhku duduk depan masjid… dan berusaha menenangkanku…
Aku hanya bisa menangis dan menceritakan apa yang sudah terjadi….
‘’Ustad… Apakah aku masih bisa bertaubat… aku Murtad Ustad.. Aku Hina…..
‘’ Saskia… kamu Dengar Kesalahanmu memang sangat Fatal.. Kamu telah Murtad…
Tapi Allah Maha pemaaf , bagi hambanya yang sungguh2 bertaubat…
Kembalilah ke agama mu Sas.. Semua ada di tanganmu…
Tapi aku malu Pada Allah… Aku Malu Ustad…
‘’Akan lebih malu dan rugi jika kau tiak melakukan ini secepatnya nak…
‘’Aku hanya bisa menangis,,, dan bersimpuh bersujud..
Akhirnya aku membersihkan diri dan mengucapa dua kalimat syahadat … dan aku Muslim… Untuk terakhir dan selamanya….
Aku muslimmm…. Aku kembali ke agamu Ya Allah ,,
Aku lebih tenang.. setiap hari kepada Allah aku hanya mampu mengadu..
Aku pun jauh merasa lebih baik.. Aku sekarang memakai Hijab…
Aku rajin datang ke acara pengajian bersama Yenni….
Yenni tinggal tidak jau dari rumah orang tuaku….
Setiap hari hampir tiga bulan aku datang kerumah, namun tetap masih sama. Kosong….
Hari ini Yenni sedang pergi bekerja.. aku malu sebenarnya karena aku menumpang gratis di rumahnya…
Tapi dia adalah sahabat baikku,,, aku bersyukur memilikinya…
Hingga suatu siang…
‘’Assalamualaikum……Assalamualaiku…….
Ada suara samar mengucap salam dari luar, aku sedang mencuci baju didalam….
Aku sedikit hafal suara itu ,, tapi siapa ya? Suara 2 orang di luar… suaranya tertatih…
Aku buka pintu dan……..
Subhanallah… Mamah….. Papah…..
Aku bersimpuh kepada mereka… aku menangis sejadi jadinya… aku mencium kakai mamahku yang sekarang ada dikursi roda…
‘’Mama papa.. maafkan aku.. Maafkan Saskia mah…. Maafkan Saskia……Maafkan Saskia…
Mama mengusap kepalaku, dan Papa meyuruhku bangun dan merangkul ku ke pSasukannya…
Papa maafkan Saskia Pah.. Saskia sayang kalian.. Saskia menyesal….
Saskia menyesal Pah Mah…
Aku pun mencium Merka … aku Rindu sekaliii dengan kalian….
Darimana kalian tau aku disin?
‘’ Ya sayang kami bertemu ustad Bahri.. dan dia menceritakan semua ini…
Kami pun kembali kerumah kami.. Rumahku… Aku rindu mushola kecilku… Aku rindu Alquranku.. Mukena dan sajadahku…
Aku kembali..
Terimakasih Ya Allah…..
Dan sekarang kehidupanku semakin membaik….
Aku sekarang bekerja sebagai pengajar di Madrasah..sesekali aku diundang untuk menjadi juru bicara masalah keagamaan dan motivator hidup…
Terimakasih Dante… Kau telah mengajariku betapa berharganya Tuhanku,OrangTuaku, dan Agamaku….
Semoga kau bahagia….
Aku merasa jauh lebih baik sekarang….
Dan aku dilamar oleh seorang ketua pesantren di Jawa tengah….
Aku menceritakan semua pengalaman pahitku, dan dia mampu menerimaku…
Aku bersyukur Allah sangat baik padaku….
Aku menikah dan saat ini aku sudah memiliki 1 orang Putri…
Buah hatiku dengan suami syah ku, seagama dan sejalan denganku..
***
Ya Allah…
Seberapa banyak kau berikan cobaan kepadaku…
Seberapa sering aku meninggalkanmu
Seperapa Kali aku berpaling Kepada Tuhan yang Lain
Tapi kau telah menarikku kembali jauh sebelum aku masuk kedalam teluk itu…
Cinta yang suci adalah cinta yang mengagungkanmu…
Cinta yang abadi adalah Cinta yang mengajarkan aku lebih mencintaiMu
Cinta yang Ikhlas adalah cinta yang hanya mengharapkan Rahmatmu….
End